Jika Cinta, Jangan Berhenti Berdoa

Mengasihi seseorang, berarti melindungi impiannya. Walau tentu, impian sang terkasih, bisa saja melukaimu.

Dia yang alim, apik melantun ayat suci, rajin, berbudi halus nan anggun, jua jelita dengan akhlaknya, tentu bermimpi bisa bersanding dengan lelaki nan pandai ilmu agamanya, khatam bertumpuk-tumpuk kitab, tak absen bertilawah dan fasih bercakap bahasa Arab, jua romantis dan hangat. Itu pun hanya minimalnya. Bernasab baik, mandiri, prestasi tanpa tepi, tentu harus dimasukkan pula dalam syarat impian.

Sesiapa berkepribadian baik, ia kan bermimpi memiliki penyanding yang baik. Maka, sebelum kau menyukai si jelita nan anggun itu, pergilah ke cermin, dan periksa baik-baik adakah tanda-tanda kepantasan itu sudah ada pada diri?

Merasa tak ada? Tak perlulah berguling di lantai dengan dentuman tangis yang keras meruntuh atap kamar.

Tenanglah. Hapus perihmu. Heningkan sejenak ketamakan cintamu itu. Sungguh, si jelita nan anggun akhlaknya itu, adukanlah ia pada-Nya. Mintalah Ia selalu menjaganya. Bila diri jauh dari kesan pantas untuknya, berdoalah saja, semoga yang terpantas segera dikirim-Nya untuknya. Agar kebahagiaannya sempurna. Agar setengah agamanya terlunasi segera. Agar ada yang membimbingnya hingga samara ke surga.

Terkadang, sesiapa mampu mengasihi, belumlah tentu mampu mencipta bahagia. Bila kau sudah mampu memahami itu, kau kan tahu bagaimana cinta mengajarkan kesederhanaanya padamu, bahwa mencintai berarti melihatnya bahagia.

Berdoalah untuknya, agar kebaikan-kebaikan selalu membersamainya, agar penggenap separuh agamanya segera mendekatinya. Teruslah berdoa, karena siapa tahu, kau sendirilah jawaban dari doa yang rutin nan ikhlas kau panjatkan itu.

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s