What a Week: Indonesia Book Fair 2012

Well hey, hello again. Sudah semingguan lebih gak posting. Heuheuheu. Lagi mengalami pekan yang menggila. Jadi belum sempat salto-salto di sini. Tapi, ini udah mulai posting lagi kok. Jadi kamu jangan sedih lagi yha. Kamu kudu semangat!

 Nah, buat kamu yang pengen ngerti suasana di sananya kayak apah, semoga jepretan hape sederhana ini bisa ngebantu visualisasi kamu ea.

Ini tampang gue dan Didit. Gue pake kacamata ala Clark Kent. Didit pake kacamata ala kura-kura ninja #ahlupakan.

Sebuah gala dinner yang di mana gue salah kostum, karena pake kaos dan sepatu New Balance. Waktu itu, make jurus muka badak, dengan melahap semua menu yang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja oleh perut kost gue ituh….

Saya merasa J.K. Rowling itu emang makhluk dari olympus. Casual Vacancy dengan tampilan kover yang sangat outstanding itu langsung bikin gue tertegun lama. Enggak JK-nya, enggak desainer kovernya, enggak publisisnya, enggak konseptor pemasarannya, semuanya bikin gue stuck dan bengong. Cerdas banget. Dan semuanya diadaptasi oleh Mizan dengan sangat apik pula. Bikin gue nangis darah.

Iya benar. Ini foto dari depan panggung .Waktu itu gue ngisi bedah buku Jokowi Memimpin Kota Menyentuh Jakarta. Bareng beberapa penulis buku Jokowi lainnya, dengan dimoderatori oleh pak Effendi Ghazali. Iya, yang di Republik Mimpi itu. Uh, betapa kerennya gue eahhhhhh…..

Pasukan muda dari PlotPoint. Konsep mereka keren banget. Gue sama Didit sampai mau nyuri banner-banner dan pin mereka. Heuheuheu. Sebetulnya mau nyuri sekalian sama penjaga stand-nya yang unyu-unyu punya ituh. Lumayan buat dijadiin manekin di kamar. Tapi niat jahat itu urung kami lakukan. Kami sadar. Kami terlalu gantheng untuk melakukan hal absurd itu.

Travel Writer-nya mas Yudasmoro selalu alwasy yhow, it is in da house yhow…..

Bu Lucy ngasih pembukaan acaranya. Rame banget. Ada Pak Agung Laksono juga lho. Paling penting, ada gue juga lho….. #ah,abaikan…

Karakter kucing ini lucu banget. Eropa banget. Ini siapa namanya gue gak ngerti. Tapi lucu banget. Iya, kucingnyaaaaa, bukan embaknya. Niat gue motoin kucingnya kok. Beneran. T_T

Gue langsung ngerti ini bikinan Is Yuniarto. Makanya gue fotoin. Ini keren banget standing characternya. Gede pisan. Seukuran gue. Stopping point-nya kuat banget bagi pengunjung. Pengen gue bawa pulang. Tapi tentu tak ada tas kresek segede itu untuk nampung dia khan. T_T

Namanya Grace dan Jane. Gara-gara dua orang itu, suasana jadi chaos banget tuh bursa naskah. Mbak Ary dan Mbak Windry sampai ngeluarin uang lima puluhan (berarti kalo ditotal jadi seratus ribu gitu deh), buat nantangin gue foto bareng mereka berdua. Ahhhhh. Gue langsung terak, salto, lompat harimau, nari balet, karena saking ngepernya. Come on, sebagaimana kalian tahu, gue paling tidak bisa untuk berdekat-dekat dengan perempuan apalagi sampai berpose. Jadi, uang seratus ribu yang di depan mata itu raiblah sudah.  “Entar menyesal lho mi….. kapan lagi bisa foto sama orang korea….”. “Beneran nih gak mau foto sama mereka…..”. Rayuan-rayuan itu sukses bikin gue makin ngeper. Gue pura-pura mati.

Ayo yang mau di save as dan dijadiin wallpaper. Gak papa kok.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s