Mungkin Tak Banyak yang Tahu

 

Pertanyaannya, kita sudah berkarya apa. Kita sudah beramal jariah apa. Cerdas itu bukan kemudian mengoleksi ilmu sendiri. Tapi, menyebarkannya kepada semua makhluk di bumi. Cerdas itu sudah menyiapkan amal jariyah sejak dini.

Jangan pernah pulang sebelum menang. Walau kerikil merantaskan kaki. Walau cadas mendarahkan tapak. Walau duri menjinjiti nyali.

 

 

Seperti teko. Isi. Tuangkan. Isi lagi. Setiap kita pasti punya satu ayat lebih. Jadi, kewajiban ‘berbagi’ sudah pasti terkena. Sudahlah habis waktu istirahat. Sederhanalah dalam sikap. Kayalah dalam karya. Apa keunggulan kita, berbagilah dengan keunggulan itu.

Ada dua jenis duduk: duduk bengong, dan duduk berimajinasi. Sebuah pensil, setangkup imajinasi, akan membawa kita berkelana jauh, walau raga masih terpatri di sini.

 

Bertebarlanlah di muka bumi. Tangkaplah hal-hal menakjubtkan di dalamnya. Sejauh ini, tempat mana saja yang sudah kita kunjungi dan renungi?

Iklan

10 comments

  1. Hingga akhirnya, tempat-tempat yang pernah terhadirkan melalui ingatan, kita kunjungi pula dalam kenyataan. Benar-benar berkesan, yaa. 😀

    {{Kemudian melanjutkan perenungan, yang berikutnya… ~~>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s