Mak Deg!

Walaupun gue anak pesantren dan sering banget nulis buku keislaman, tapi kenapa ya, kalo denger kalimat-kalimat sederhana yang dilontarkan oleh orang-orang sederhana, gue tetep ajah masih sering ‘mak deg’ dalam hati. Mungkin gue kelihatan cuek. Tapi dalam hati, saya menyimpan perkataan–perkataan itu untuk difilter dan diresapi lebih dalam.

Seperti kemarin. Ketika kawan saya berkisah tentang kawannya yang sekarang telah jadi orang yang (dalam bahasa dia) sukses. Padahal, dulu dia pontang-panting ngerjain kerjaan kantor sendirian. Karena banyaknya kerjaan dan dia harus ngehandle sendiri. Tapi dia melakukannya dengan ikhlas dan tetap senang gembira tanpa banyak kata mengeluh. Kawan saya bilang, “Yah, gusti Allah mboten sare. Sekarang, dia udah jadi orang yang sukses. Semua ada balassannya.”

Saat diceritani seperti itu, batin saya langsung bereaksi ‘mak deg’ itu. Allahumma… Ah, hari ini, teruslah berjalan. Yakini saja jalan yang telah kita pilih. Minta petunjukNya erat-erat. Segala lelah, segala upaya kebaikan yang telah kita lakukan untuk diri, keluarga, orang-orang, suatu saat akan berbalas. Gusti Allah enggak tidur kok.

Kawan saya, juga bilang bahwa harusnya kita itu selalu shalat tepat waktu. “Wong kerja itu cuman selingan untuk nunggu waktu shalat kok. Akhirat itu harus diutamakan.”

Lagi-lagi, aku ‘mak deg’.

Ah. Saya yang sering bergumul dengan dalil, bergelut dengan kitab, berkumpul dengan buku, dan sekian banyak pelajaran, ternyata lebih mudah keserang saat ngedenger orang-orang yang bagi saya biasa saja, tapi sekali berkata, langsung bikin nurani lunglai tak berdaya. Langsung ‘mak deg!’

Kamu pernah dibikin mak deg juga kah?

Iklan

10 comments

  1. hmmm.. cerita yg indah seperti tetanggaku lik, setiap kali ingat beliau rasanya “mak deg” krn memang jalan hidupnya seperti “berakit-rakit ke hulu…. dst” istilahnya nothing for something 🙂 skrg beliau jd inspirasi org2 di desaku 🙂

    tengkyu lik 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s