Writing Camp #9: Basah!

Motor baru dicuci. Dengan ganthengnya bersiap ke writing camp, sembari shalat zhuhur terdahulu. Tak dinyana, tak disangka, gerimis mengandung hujan. Aduh. Motor yang sudah segantheng pemiliknya harus rela berbasah-basah dan berkotor-kotor dengan hujan. Hiks. Ndak papa, karena ternyata bukan gue saja yang bernasib serupa, tapi semua peserta juga begitu. Mbak Amrih, yang didaulat sebagai pemateri kali ini, malah harus ngendon di rumah dulu, karena di tempatnya bukan lagi gerimis, tapi badai. Ivon, datang tiba-tiba dengan rok yang berbasah-basah sangat.

Tetapi, acara tetap dilanjutkan seperti biasa. Sajian jeruk hangat dari seksi konsumsi cukup untuk meredakan kedinginan kami.

Dan yang spesial, hei! Naskah Nury sudah selesai. Sekarang sudah di tangan gue untuk dikoreksi. Yah, dipercantik sedikit. Sabar ya nduk, gue baru banyak kerjaan. Mehehehe.

 

Sampai jumpa pekan depan kawan-kawan. Pematerinya Dizna Valeria. Jangan sampai gak masuk yha.

 

Iklan

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s