Hi My Big Problem! How R U 2Day?

Break the cycle, find your rhythm
Share the gift that you’ve been given

– Change the World, P.O.D-

Kadangkala, kita memang harus tertawa dengan masalah-masalah yang mendera. Gila. Gak ada habisnya masalah datang. Satu selesai. Satunya lagi datang. Satunya lagi selesai. Yang lainnya lagi datang lagi. Kalo anak-anak gaoel dan alay bilang sih, “Capcay Dech!” Tapi ya memang begitu. Saat masalah datang dan kita murung terus, ya seumur-umur bakalan murung terus. Lha masalah datang gak ada habisnya. Mirip konsep marketing Long Tail itu. Puanjang banget buntutnya. Gak ada habis-habisnya.

“Mending kamu bro, masalahmu cuman segitu. Lha gue, masalahnya segede ini…” Keluh kita.

Lama-lama, dalam versi saya, kok tiap orang itu memang diberi masalah sesuai kemampuannya menanggung. Masalah itu khan ujian dari-Nya. Nah, ujian itu diberikan memang sesuai dengan grade dia. Anak SD, gak mungkin dikasih soal anak kuliahan. Karena itu terlalu lebay dan berat. Bagi anak kuliahan, dikasih soal anak SD, ya kegirangan. Terlalu gampang. Nah, oleh itulah, soal ujian anak SD, ya yang pas untuk anak SD. Untuk anak kuliahan, ya yang pas untuk anak kuliahan. Begitu khan. Nah, anak SD yang mengerjakan soal itu, pasti ya bilang kalo soal itu sulit. Tapi kok ya masih terus dikerjakan. Salah satunya ya biar lulus sekolah khan. Anak kuliahan, waktu ngerjain soalnya juga bilang kalo itu sulit, tapi ya tetep dikerjakan juga. Jadi, intinya, setiap masalah itu memang berat, karena memang sesuai dengan grade masing-masing keimanan manusianya.

Ah, sudahlah, seberat apapun masalah. Se-BESAR apapun masalah yang datang, yakinlah, akan terselesaikan, toh, kita punya Allah Yang Maha Besar! So, mengadu saja kepada-Nya. Jangan ke orang lain. Wong orang lain itu juga punya masalah kok. Malah kita nambah-nambahin beban saja ke dia. Kalo curhat, ke Allah saja. Toh Allah Maha Mendengar, bukan? Pasti deh di dengerin, terus kita merajuk deh, biar dikasih solusi sama Allah. Pokoknya, semua hal, libatin Allah deh. InsyaAllah hidup terasa lebih tenang, walau masalah datang tak kunjung padam.

Bukankah begitu kawan? Senyum yah, gak bagus tiap hari murung terus… 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s