Pelatihan Menulis di Magetan: Saatnya Santri Menulis!

Dua hari full. Dimulai dari hari sabtu-ahad. 26-27 Juni 2010. Semoga, upaya untuk mencetak santri yang tak hanya garang di podium, tapi juga tajam di pena ini, benar-benar dapat terealisasi. Alhamdulillah, asatidz sangat-sangat kooperatif. Syukran kepada Ustadz Rosyid, saya benar-benar dimuliakan oleh beliau. Kepada santriwan dan santriwati yang sangat antusias, sehingga pertanyaan dan diskusi yang selalu membanjir dan mengalir. Subhanallah, saya sangat tertegun sekaligus takjub dengan semangat belajar mereka yang tinggi.

Dua hari tinggal di pesantren ini, duh, betah sekali! Suasananya yang sangat asri, sejuk, dan yang paling bikin betah, suasana keilmuan dan akhlak santri dan para asatidz yang masyaAllah… memuliakan sekali ketika ada tamu (ya mungkin karena tamunya orang keren macam fachmy ini yah *halah*).

So, inilah saatnya Santri Menulis! Ilmu syar’i yang sudah mereka kuasai itu, hanya butuh sedikit sentuhan untuk memperbaiki cara menulis mereka. Dan alhamdulillah, dua hari kemarin, fachmy sudah membuktikannya. Mereka memang ‘overload’ ilmu, sehingga ketika fachmy tantang untuk menulis, mereka memang bener-bener bisa melakukannya. Walaupun, susunannya masih acak-acakan. Dengan sedikit ramuan yang fachmy kasih, akhirnya, di sesi terakhir, mereka sudah lumayan bisa untuk memperbaiki kualitas tulisannya. Ibaratnya, fachmy sudah memberikan pedang. Masih tumpul memang. Maka tugas para santri itu adalah untuk terus mengasahnya hingga tajam, dan digunakan untuk menumpas kebathilan. Yeah! Bahkan, diskusi pun berlanjut hingga saat-saat istirahat, di luar sesi. Alhamdulillah, mereka antusias sekali. Senang rasanya! 😀

Ini laporan dari foto-fotonya. Untuk peserta akhwat, tidak bisa saya foto, karena memang di belakang tabir. Jadi, yang terfoto ikhwan saja. Ah, semoga, lain kali, bisa bersilaturahim ke sini lagi. Berbagi untuk saling menajamkan pedang pena, menumpas kebathilan yang senantiasa meraja. Amin…

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

9 comments

  1. betul,, subhanallah keilmuannya mereka emang patut diacungi empat jempol sekaligus,, semoga dengan tulisannya keilmuan yang dimiliki bisa cepat ditransfer… ma’akumunnajah, barokallahu fikum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s