SIGMA dan Dunia Kepenulisan Islam yang Kian Terang

Acara ini bernama SIGMA, kependekan dari Seminar Gerakan Menulis Aplikatif. Penggagas acaranya Jam’aah Masjid Fadhlurrahman-UMS. Tak tanggung-tanggung, tema acaranya keren bok, “Saatnya Dunia Membaca Tulisan Kita” bagi saya, temanya, super duper keren!

Awalnya, saya sangat bersemangat sekali mengisi acara kali ini. Walaupun aslinya, ini undangan mendadak. H-4 kalo gak salah, panitia baru menghubungi saya, untuk menjadi pemateri. Yang bikin saya semangat, ternyata selain saya, yang mengisi materi adalah Salim A. Fillah. Wuah! Antara grogi, dan semangat. Masih ingat dream list saya di tahun 2010 khan? Yap, di sana ada salah satu yang tertulis, kalo tidak bedah buku, ya pelatihan menulis, diduetkan dengan Salim A. Fillah. Begitu khan. Nah, hari itu, saya langsung serasa bermimpi. Uhu… Bakalan keren nih. Pikirku.

Berangkat dengan semangat. Gak pake sarapan. Hehehe. Sampai di tempat acara, dikabari panitia, Salim A. Fillah gak jadi datang, diganti Nazhif Masykur. Alah alahhh….. Tapi gak papa, tetep semangat. Diberi waktu dari jam 9 sampe jam setengah sebelas, ada dua macam materi yang saya berikan. Yang pertama, tentu saja, slide show berisi materi motivasi dan pengetahuan singkat dunia tulis-menulis. Materi kedua, saya memberikan challenge kepada peserta, untuk mengerjakan tugas yang sudah saya berikan kepada mereka berupa lembaran, untuk menulis-ulang kisah motivasi berdasar versi mereka sendiri, dan juga mengedit agar naskahnya menjadi lebih enak. Sukses, banyak merespon baik. Alhamdulillah. Terima kasih untuk akh Fikri, sang moderator yang lucu dan seru.

Oiya, kata panitia, pesertanya membludak. Nanti bisa dilihat bagian slideshow foto di bawah ini yah. Setelah saya, giliran Nazhif Masykur, yang lucu dan seru untuk memberikan motivasi dan pelatihan singkatnya. Yang unik, motivasinya bukan hanya untuk menulis, tapi juga menikah! oalahhh…. kena lagi deh gue…

Oke, sekian dulu laporannya. Semoga bisa bermanfaat.  Kini, saya bersibuk ria, dengan mempersiapkan materi kepenulisan untuk 3 hari full, insyaAllah di Magetan, di salah satu Pondok Pesantren. Saya ditantang pengelola pondok pesantren tersebut, agar dalam waktu singkat itu, mereka bisa menulis. Nah lho! insya Allah tanggal 27-30. Semoga dari sini, juga lahir ksatria media lainnya. Amin. Oiya, di sini, tidak ada foto saya. Karena ini hasil jepretan saya menggunakan hape. 😉

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

2 comments

    1. wuakakakkaka…… ada sih, tapi saya gak berani nembung…. takutnya, kalo dia langsung nerima, dan langsung minta walimahan saat itu juga…. ya, orang kayak ane ini mah, emang susah untuk ditolak, tapi juga terlalu ‘menakutkan’ untuk dilamar oleh mereka… 😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s