The Power of: Do What You Love To Do! (Review 3 Idiots)

Sejujurnya, sangatlah anti bagi saya untuk menonton film Bollywood. Hehehe. Kenapa, karena terkesan film Bollywood yang penuh goyang seksi, dan alur ceritanya yang secondgrade itu, jelas tidak menarik perhatian saya untuk meluangkan waktu menontonnya. Tentu, ada pengecualian-pengecualian di dalamnya. Misalnya Slumdog Millionaire, atau My Name Is Khan. Yap, pokoknya, kalo memang film-film bollywood itu bermutu dan mendapatkan rekomendasi dari rata-rata penduduk dunia, ya udah, saya tonton. Termasuk film ketiga dari film Bollywood ini, yaitu 3 Idiots.

Saya dan temen seruangan di kantor memang sama-sama maniak film, pas saya nonton film 3 Idiots ini pun dicela habis-habisan, “Yaelah, lu nonton film india bro?” saya mah cuma nyengir saja. Belum tahu die kalo nih film bagus banget. Asli, bahkan dari dua film sebelumnya yang saya tonton, yaitu Slumdog Millionaire dan My Name Is Khan, kok lebih bagusan 3 Idiots ini yah. Konon bahkan, film ini adalah film Bollywood terlaris sepanjang masa. Uniknya lagi, Aamir Khan, yang berperan sebagai Rancho, aslinya berumur 45 tahun, dan di sini memerankan anak kuliahan yang berumur 20-an tahun, dan gak kentara! hebat gak tuh… πŸ˜†

Saya tidak akan menceritaulang film ini di sini. Hihihi, biar yang belum nonton, gue bisa bilang, “Cucian deh lu… :D” dan bagi yang udah nonton, pasti punya sisi menarik sendiri dari film ini. Yap!

satu-satunya poin utama yang saya tangkap dari keseluruhan pesan-pesan hebat yang terkandung di dalam film ini adalah DO WHAT YOU LOVE TO DO!. Si Racho selalu juara satu di ICE, kampusnya itu, karena dia suka banget sama mesin. Mesin adalah jiwanya. Maka dia mengikuti semua proses perkuliahan dengan sangat riang dan gembira, serta penuh kreatifitas dan tentunya daya kritis yang luar biasa. Profesornya-profesornya bahkan stress berat menghadapinya. Hahha.. tapi, mesin adalah jiwanya, dan dia memilih menjadi engineer karena memang itulah passionnya. Si Farhan, sohibnya, jiwanya yang berada di fotografi, dengan berat hati kuliah di ICE, karena paksaan ayahnya. Jadi insinyur itu keren. Dan kebanggan bagi orangtua ketika melihat anaknya menjadi insinyur dan kuliah di universitas ternama. Dan jadilah Farhan, selalu menempati urutan terakhir perankingan, dan tidak begitu gemilang, yah, karena passionya adalah wila animal photography, dan harus berurusan dengan mesin. Jelas-jelas aneh dan memuakkan. Kata Rancho, “Kau mencintai hewan, tapi kawin dengan mesin?” Sohib satunya lagi, si Raju, sebetulnya juga pintar, tapi karena penuh dengan ketakutan akan hidup serta beban keluarga, menjadikannya begitu terkekang dan tidak menikmati hidupnya dan terlalu khawatir akan masa depannya.

Ah, film ini memang patut ditonton oleh generasi muda. Agar mereka menamukan passionnya di mana, lentera jiwanya di mana, kemudian mereka mengejar passionnya itu, dan menjalani hari-harinyadi passionnya itu. Dengan begitu, hari-hari akan terasa sangat nikmat. Do What You Love To Do!

Belajarlah di mana saja. Raihlah ilmu selagi bisa. Film ini saya tonton berulang-ulang, dan tetap saja masih kecanduan. Tak tahu kenapa. tentuk bukan karena ada Kareena Kapoor yah, karena di sini, dia justru tidak berperan dominan. Tapi karena konsep hidup yang diajarkan di sini. Benar-benar memaksa saya untuk berpikir serius dan mulai menemukan passion saya di mana.

benar-benar luar biasa! bahkan insan kreatif idola saya, si Yoris Sebastian sebagaimana ditulis dalam blognya tersebut, merekomendasikan film ini. Hmm… berarti benar-benar film wajib bagi insan kreatif macam saya (:lol:), sehingga lebih menghargai hidup dan menjalani dengan segala passion dan lentera jiwa. Dengan begitu, tak selalu menggerutui hidup dan penuh maksimalitas dalam berkarya. Yeah!

benar-benar film super-edan-kreatif-manfaat!

Iklan

4 comments

  1. Waahhh, Kayanya ni pelem keren banget… Wajib ditonton oleh orang yang sedang mencari passion seperti saya (jadi curhat ^^…) Makasih resensinya Mas… Film ini diambil dari novel dengan judul yang sama ya? atau filmya dulu baru dibuat bukunya…

    Salam kenal…
    Ijin untuk masukin di blogroll mas…

    1. mmm… kalo soal buku, gak tahu, yang pasti, filmnya superduperkeren… tonton saja, bakalan nendang deh… πŸ˜‰ oke, insyaAllah di blogroll balik sofia…. salam kenal juga yah… πŸ˜‰

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s