Bruce Lee and Zhuge-Liang

Bruce lee dalam bukunya The Tao of Gung Fu, mengutip pepatah kuno, “Peringatan dini sama dengan perbekalan dini. Kalau ada ancaman, kita harus menyiapkan langkah untuk menghadapinya. Jangan sampai kita menyepelekan.”

Bruce Lee mengambil contoh skenario unik. Bila kamu pulang di malam hari yang gulita dan penuh kemencekaman suasana, dan kamu berjalan di sebuah jalan sepi, sikap dan mental harus siap menerima kenyataan bila diserang rampok atau garong. Ketika berjalan, kita harus waspada terhadap bayangan yang muncul. Bayangan adalah pertanda bahwa sesuatu bergerak, mengawasi kita, dan mungkin akan menyerang.

Bruce Lee menganjurkan, setiap kali muncul bayang-bayang, kita harus menoleh, memeriksa siapa di balik bayang-bayang itu. Bruce Lee menganjurkan agar kita jangan berjalan di trotoar. Kalau perlu, berjalan di badan jalan. Kalau curiga dibuntuti, jangan lupa berkali-kali mengubah rute dengan cara menyebarang jalan. Ini untuk menghindari jarak yang terlampau dekat dengan penyerang. Metodenya sederhana, jaga jarak dengan musuh, kecohlah agar ia jatuh.

Begitulah strategi. Manusia juga perlu mekanisme strategi diri untuk mekanisme pertahanan dan memenangkan pertarungan dalam kehidupan. Strategi bukan hanya dibutuhkan ketika bermain catur, atau dalam dunia perintelijenan dan kemiliteran saja. Semua hal, termasuk kehidupan membutuhkan strategi. Itulah yang membedakan kita dengan para pesaing. Kekuatan strategi.

Pernah menonton film dwilogi Red Cliff? Film ini, full asli tentang kestrategian. Maklum, film ini mengisahkan tentang kisah Tiga Kerajaan di jaman China dulu. Ada satu tokoh yang bernama Zhuge-Liang. Sosok cerdas multitalenta ini memang mengejutkan. Sejak awal, sampai akhir film, strateginya selalu menginspirasi. Mulai dari strategi penegoisasiannya dalam mengumpulkan bala bantuan untuk mengalahkan musuh, si Cao Cao. Mendapatkan 100.000 panah hanya dalam waktu sepagi saja, dan itu semua gratis dari musuh. Sampai dengan segala pertarungan di medan perang yang selalu saja penuh dengan strategi unik darinya. Semuanya unik, menarik, dan satu lagi, selalu berhasil!

Mengapa selalu berhasil? Karena si Zhuge-Liang selalu menimbang masak-masak segala strateginya. Memikirkan matang-matang langkah yang akan dilakukan. Mengkalkulasi semua kemungkinan hingga menjadi strategi terbaik untuk segala rencana. Menggabungkan semua pengetahuan untuk ikut membantu mencegah segala kemungkinan kegagalan-kegagalan, dan itulah perlunya keluasan wawasan. Itulah kunci dari strategi yang mumpuni dan memenangkan.

Strategi lah yang membuat perbedaan langkah kita dengan musuh menjadi begitu berbeda. Dan sekaligus, strategi pulalah yang membuat musuh kelimpungan dan terkalahkan.

Strategi tak selalu maju menyerang. Namanya juga strategi, langkahnya harus selalu membingungkan. Bahkan, ilmu mundur jika perlu dilakukan pun, akan dilakukan. Karena itulah strategi. Walaupun tak semua orang punya persepsi sama tentang strategi ini. Bahkan, banyak sekali yang sangat enggan. Mereka merasa lebih baik mati terhormat daripada harus mundur. Dan strategi mundur dari segi taktis memang membutuhkan kecerdasan tersendiri.

Raja-raja di zaman dahulu banyak yang mahir menggunakan strategi ini secara bijak. Chin-Ning Chu, ahli strategi yang menulis buku The Asian Mind Game bahkan menyetujui strategi yang satu ini, dengan menuliskan, “Escape may not be heroic, but it does ensure that one can fight another day.”

Sama seperti Bruce Lee yang mengatakan, “One does not move ahead but responds to the fitting influence.”

Seperti bulu ayam yang fleksibel. Terlihat lemah dan menunduk. Namun, kalau dipakai sebagai alat penggelitik, bulu ayam bisa bikin geli bukan main. Itulah strategi.

Iklan

4 comments

  1. benar, saya juga sempat tertawa geli melihat sang musih dikecoh Zhuge-Liang.
    sepakat sekali, dengan strategi kita bisa lebih unggul dibanding pesaing.
    artikel yang bagus….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s