Saya akan membuat sebuah pengakuan. Selain jago umbah-umbah, njerengi, ngelempiti, dan nyetrika (bahkan, saya pernah mengalami masa di mana saya harus ngitik dan ngobras di sore dan malam hari sodara-sodara….) saya juga jago masak. Tapi khusus masak masakan enak. Muahahahaha.
Pertanyaannya adalah, darimana saya dapat talenta memasak yang ajib itu? Jadi, ceritanya, saya masih punya garis keturunan darah dengan Edwin Lau. Iya iya, chef yang gantheng dan terkenal ituh. Jadi, Edwin Lau itu masih saudaraan sama Andy Lau. Nah, Sewaktu kecil, saya itu sering nonton filmnya Andy Lau yang berjudul Return of the Condor Heroes. Setelah berbulan-bulan lamanya nonton serial tivi itu, di suatu hari, saat Yoko (Andy Lau) melakukan pertarungan mahadahsyat dengan Hakim Roda Mas (soale cowok, kalo cewek mungkin namanya Hakim Roda Mbak, dan kalo agak cewek, Hakim Roda Chyin, yhuk, emm.) kanuragan yang dikeluarkan Yoko mengenai saya. Sejak saat itulah, saya memiliki talenta memasak yang dimiliki juga oleh saudaranya, Edwin Lau. Begitulah sejarahnya.
Ehm. Oke. Jadi, selain makan cake, mbikin cake juga adalah favorit saya. Bagaimanakah saya membuatnya? Mari kita sreng-sreng bersama sodara-sodara….
Pertama, persiapkan dirimu dengan baik. Lakukan ritual-ritual aneh yang sekiranya dapat membuat cakenya menjadi lebih enak.



Ya, paling tidak ritual-ritual seperti itulah.
Kedua, siapkan bahan-bahannya. Usahakan untuk menggunakan takaran yang pas. Mengapa? Karena jika takarannya tidak pas, maka kamu telah melakukan riba sodara-sodara…. kamu telah mengurangi timbangan. Dan masyaAllah, itu dosanya sangat besar… bertaubatlah…. ehm.

Ketiga, saatnya mencampur bahan-bahan itu dan memixernya. Gunakan pose memixer yang baik dan benar. Pakailah tangan. Bukan kaki. Apalagi kaki tetangga. Percayalah, itu tidak akan berhasil dengan baik.


Keempat, setelah semua bahan-bahan teraduk dengan baik dan benar. Saatnya menuangkannya di loyang dan memasukkannya ke tempat paling romantis di dunia: oven. Ya, ke oven. Karena oven adalah tempat yang sangat hangat.

Kelima, tunggulan beberapa saat (sekitar 45 menitan gitu deh) hingga benar-benar matang, empuk, dan siap untuk dihias. Karena langkah selanjutnya adalah menghiasnya agar cantik, anggun, dan juga mempesona. Jangan lupa pula siapkan sepatu kacanya. Nanti malam ada pesta. Tapi ingat, tengah malah harus balik lagi ke rumah. Kalau tidak, kamu akan ketahuan siapa diri kamu sebenarnya. Waspadahal, waspadahal!





Keenam, setelah hiasan jadi, saatnya melakukan lagi ritual girang karena usaha kamu sekarang telah selesai. Saatnya untuk bagi-bagiin cake-nya ke sanak famili chemuahhhhh. Kalau mereka bilang enak, berarti kamu berhasil. Kalau mereka bilang tidak enak, berarti lidah mereka sangat kampungan: mungkin lebih tepatnya mereka kamu kasih klepon atau gethuk gitu deh. Kalau mereka mati keracunan, berarti misi kamu membuat cake cokelat ini berhasil. Muahahahahahaha.


Ketujuh, jangan lupa rapikan lagi dapurmu yang berantakan. Kalo enggak, kamu akan dimarahin emak kamu karena sudah berantakin dapur. Jadilah anak yang berbakti pada orang tua.

Okay. Itu tips dan trik dari saya bagaimana cara membuat cake cokelat yang asoi geboi sentausa sejahtera seluruh dunia sepanjang masa. Boleh kok konsultasi ke saya bagaimana cara membuatnya, bahkan hingga mesan ke saya juga boleh. Sama teman, tak kasih harga teman lah.
Thanks to: adek gue: insyia yang udah motretin. ghaza: yang udah ikut ngabisin cake. mbak yayuk: yang udah mau gue repotin. dan semua orang yang akhirnya tidak keracunan cake buatan gue. cemungudh chellaluw ea!
0.000000
0.000000
Like this:
3 bloggers like this post.
Tag:andy, cake, catering, chef, chocolate, condor, edwin, gokil, heroes, jepara, lau, lucu, mayong, of, return, the, zahra
Komen Kamuh